HarianSultra.com, ANDOOLO – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) secara resmi menerima mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Poltekkes Kementerian Kesehatan Kendari yang akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Lainea, Senin (2/2/2026).
Program ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.
PKLT tahun 2026 mengusung tema intervensi “SEMANGAT”, yang meliputi skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), edukasi kesehatan, kampanye pola hidup sehat, peningkatan asupan protein masyarakat, normalisasi imunisasi, gerakan pencegahan stunting, peningkatan aktivitas fisik, hingga penerapan terapi komplementer.
Penerimaan mahasiswa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Konsel, H. Ichsan Porosi, ST., M.Tp, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Konsel Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes. Turut hadir Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari Teguh Fathurrahman, SKM., MPPM, bersama jajaran pimpinan kampus.
Dalam sambutannya, Sekda Konsel menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Poltekkes Kemenkes Kendari menjadikan Konawe Selatan sebagai lokasi pelaksanaan PKLT. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Pemerintah daerah sangat mendukung program ini karena sejalan dengan upaya kami meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi motor edukasi kesehatan sekaligus membantu pelayanan promotif dan preventif di masyarakat,” ujar Ichsan Porosi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Konsel menekankan pentingnya sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan mahasiswa agar seluruh program intervensi berjalan optimal.
“Kami berharap mahasiswa dapat berkolaborasi dengan puskesmas dan perangkat desa sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting dan penyakit tidak menular,” jelas Nurlita Jaya.
Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Teguh Fathurrahman, menambahkan bahwa PKLT merupakan bagian dari pembelajaran berbasis masyarakat yang memberi pengalaman langsung kepada mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi langsung berinteraksi dengan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berjiwa pengabdian,” ungkapnya.
Melalui program PKLT ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kesehatan yang berkelanjutan di Kabupaten Konawe Selatan, khususnya di Kecamatan Lainea.(Marwan)













