Wahyu Ade Pratama Imran Terpilih Pimpin KONI Konsel 2026-2030, Siap Maksimalkan Potensi Atlet Lokal

Konawe Selatan29 Dilihat

HarianSultra.com, KONAWE SELATAN — Musyawarah Daerah (Musda) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) resmi menetapkan Wahyu Ade Pratama Imran sebagai Ketua KONI Konsel periode 2026-2030. Pemilihan tersebut berlangsung dalam forum Musda yang digelar di Wonua Monapa, Sabtu (20/6/2026).

Musda yang menjadi agenda strategis bagi pembinaan olahraga daerah itu dibuka langsung oleh Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo. Dalam sambutannya, Irham menekankan pentingnya membangun organisasi olahraga yang solid dan profesional guna mendukung peningkatan prestasi atlet daerah, terutama menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan olahraga sangat bergantung pada kekuatan organisasi yang menaungi cabang-cabang olahraga. Karena itu, kepengurusan baru KONI Konsel diharapkan mampu merangkul seluruh cabang olahraga dan menciptakan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

“Tanpa organisasi yang baik dan kuat, pembinaan di bawahnya tidak akan berjalan maksimal. Ini memang membutuhkan kerja keras, tetapi saya yakin di bawah kepengurusan yang baru, KONI Konawe Selatan akan menjadi lebih baik,” ujar Irham.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah saat ini, Irham meminta jajaran pengurus KONI agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai hambatan dalam mengejar prestasi.

Ia mendorong pengurus untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki daerah dengan tetap mengedepankan efektivitas dan kualitas program pembinaan.

Bupati juga mengingatkan capaian membanggakan yang diraih Konawe Selatan pada Porprov sebelumnya, yakni menembus lima besar klasemen perolehan medali. Meski demikian, ia tidak membebani pengurus dengan target peringkat tertentu, melainkan meminta agar prestasi tersebut dapat ditingkatkan.

“Bagi kita, posisi berapa bukan hal yang paling penting. Yang utama adalah bagaimana capaian prestasi sebelumnya bisa kita lampaui. Saya juga berharap KONI tidak hanya aktif menjelang Porprov, tetapi terus melakukan pembinaan dan regenerasi atlet secara berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Konsel terpilih, Wahyu Ade Pratama Imran, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi olahraga terbesar di daerah tersebut.

Ia mengakui tantangan yang dihadapi tidak ringan, terutama dalam kondisi keterbatasan anggaran, namun optimistis hal itu tidak akan mengurangi semangat untuk membangun prestasi olahraga Konawe Selatan.

“Efisiensi anggaran bukan alasan untuk menurunkan semangat. Justru ini menjadi motivasi bagi kami untuk mengajak seluruh insan olahraga, atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun olahraga Konawe Selatan agar lebih maju dan berprestasi, khususnya menghadapi Porprov 2026,” kata Wahyu.

Salah satu komitmen utama yang diusung Wahyu adalah memaksimalkan potensi atlet lokal. Ia menilai Konawe Selatan memiliki sumber daya manusia yang besar dan tersebar di berbagai wilayah yang berpotensi melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Karena itu, dirinya bertekad menjadikan putra-putri asli Konawe Selatan sebagai tulang punggung pembinaan olahraga di seluruh cabang olahraga.

“Konawe Selatan memiliki wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar. Saya yakin banyak bibit atlet potensial yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Komitmen kami adalah memprioritaskan atlet asli Konawe Selatan dan memberdayakan seluruh potensi yang ada melalui kerja sama dan kolaborasi yang kuat,” ungkapnya.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, KONI Konawe Selatan diharapkan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga, memperluas pencarian bakat atlet daerah, serta meningkatkan prestasi olahraga yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.(Marwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *