Pemda Konsel Gandeng BRIN Dorong Potensi Alam dan SDM Unggul

Uncategorized381 Dilihat

HarianSultra.com, Jakarta – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggandeng Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk bersinergi dan berkolaborasi.

Hal itu terimplementasikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi (NKS) antara Pemerintah Daerah Konawe Selatan bersama BRIN yang berlangsung di Kantor BRIN di Jakarta, Senin, (8/7/2024)

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan dukungan BRIN, dikuatkan dengan terlaksananya penandatanganan NKS dibidang Riset ini,”kata Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga ST MM usai menandatangani NKS bersama Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr Yopi di Gedung B.J. Habibie BRIN.

Bupati Surunuddin mengungkapkan, Konsel memiliki banyak potensi sumber daya alam. Namun, tidak didukung sumber daya manusia, karena masih sangat terbatas, sehingga untuk mendorong unggulan daerah dan wujudkan SDM mumpuni ia berinisiatif mengajak BRIN untuk bersinergi.

Dikatakan, sangat penting bisa bekerjasama dengan BRIN, sekaligus untuk mendukung pelaksanaan tugas fungsi BRIDA Konawe Selatan dibidang pengembangan, penelitian, pengkajian dan penerapan inovasi teknologi.

“Tentunya kami berharap, dengan sinergitas bersama BRIN seluruh produksi masyarakat meningkat dan memiliki nilai tambah, menuju terwujudnya Desa Maju Konsel Hebat yang masyarakatnya sejahtera dan SDMnya unggul,”harap Surunuddin Dangga didampingi Kepala BRIDA Konsel Marwiyah Tombili, Kepala BKAD Nisbanurrahim, Kepala Bappeda Sajuddin dan Kabag Hukum, Suhardin.

Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr Yopi, mengapresiasi dan menyambut baik kerjasama riset yang terbangun bersama Pemerintah Daerah Konawe Selatan.

Menurutnya, melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) yang telah terbentuk di Konawe Selatan, bisa makin memperkuat riset yang dapat meningkatkan jumlah kekayaan intelektual. Khususnya, dalam melindungi produk unggulan daerah melalui pendaftaran IG termasuk peningkatan SDMnya.

Yopi mengatakan, melalui pendampingan BRIN, Pemda Konawe Selatan mengarahkan BRIDA untuk mempercepat proses, yang didukung anggaran, program serta koordinasi dengan dinas terkait.

“BRIDA Konawe Selatan mengkoordinir, bukan pelaksana teknis, bagaimana cara mengoptimalkan potensi unggulan daerah. Termasuk menyusun dan memasukkan item produk dalam Dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJ PID), dengan terus berkoordinasi tindak lanjut perencanaan bersama BRIN, Perguruan Tinggi dan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait,”jelas Dr Yopi.(Red/Marwan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *