Kadin Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah, Siapkan 6.000 Paket Sembako Jelang Ramadhan

Kendari30 Dilihat

HarianSultra.com, KENDARI – Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar “Gerakan Pangan Murah” (GPM). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok akibat inflasi.

​Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara Kadin dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Sultra, M. Azis Syamsuddin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini selaras dengan arahan pusat untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan.

​”Kami menyambut baik gerakan pangan murah ini sebagai implementasi dari MoU yang telah dilaksanakan sebelumnya. Ini adalah bagian dari upaya menggerakkan ekonomi dan membantu masyarakat sebagaimana dicanangkan pemerintah,” ujar Azis.

Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah sudah menjadi agenda rutin organisasi, terutama saat memasuki momentum hari besar keagamaan.

​”Melihat kondisi inflasi saat ini, Kadin hadir membantu masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada Gubernur Sultra atas dukungannya sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar,” jelas Anton.

​Sasar Kendari, Kolaka, hingga Baubau
Untuk tahap awal, kegiatan dipusatkan di Kota Kendari selama dua hari. Kadin Sultra telah menyiapkan paket sembako dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan warga.

​“Kami menyiapkan sekitar 3.000 paket sembako per hari selama dua hari pelaksanaan di Kendari,” tambah Anton.

​Setelah Kota Kendari, Kadin Sultra berencana memperluas jangkauan ke daerah lain seperti Kolaka dan Baubau. Tak hanya itu, Anton membuka peluang untuk kembali menggelar kegiatan serupa menjelang Idul Fitri mendatang di berbagai kabupaten lainnya di Sulawesi Tenggara demi memastikan masyarakat bisa merayakan hari raya tanpa terbebani harga pangan yang tinggi.(Marwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *