Pemegang Saham Pengendali Apresiasi Kinerja Bank Sultra Dibawah Kepemimpinan Abdul Latif

Berita, Kendari554 Dilihat

HarianSultra.com, Kendari – Pj Gubernur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Asrun Lio MHum PhD selaku pemegang saham pengendali (PSP) PT Bank Pembangunan Daerah atau Bank Sultra mengapresiasi kinerja Bank Sultra dibawah kepemimpinan Abdul Latif.

Apresiasi ini juga disampaikan Sekda Sultra saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2023 dan RUPS Luar Biasa (LB) yang dihadiri seluruh pemegang saham yakni Bupati/WaliKota se-Sultra di Aula Merah Putih, Rujab Gubernur Sultra, (27/6/2024) beberapa waktu lalu.

“Trend laba Bank Sultra dalam 5 tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang konsisten. Hal ini mencerminkan kondisi bank yang sehat serta kinerja manajemen berkualitas. Prestasi ini tentu patut diberikan apresiasi,” kata Asrun Lio, Minggu, (30/6/2024).

Mantan Kadikbud Sultra ini menjelaskan, terdapat dua agenda penting yang telah dilewati oleh Bank Sultra, yakni Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2023 dan RUPS Luar Biasa. Kedua agenda tersebut memberikan hasil serta respon positif dari para pemegang saham terhadap kinerja jajaran direksi maupun dewan komisaris, termasuk kecakapan Abdul Latif selama menjabat sebagai Dirut Bank Sultra.

Ia mengungkapkan, kedua agenda penting tersebut dilakukan karena adanya sejumlah keputusan yang harus diambil pada tataran selevel diatas Dewan Komisaris atau jajaran Direksi Bank Sultra, diantaranya berupa pengesahan perubahan anggaran dasar, pengesahan tambahan setoran modal, mendengarkan pertanggungjawaban, termasuk pembagian dividen.

Menurutnya, melalui dua agenda tersebut menghasilkan respon positif dari para pemegang saham terhadap kinerja yang telah dilakukan oleh jajaran direksi maupun dewan komisaris, termasuk kecakapan Abdul Latif selama menjabat sebagai Dirut Bank Sultra.

“Banyak catatan prestasi dan kemajuan yang dilakukan oleh Bank Sultra. Selain kemampuan pembagian dividen kepada para pemegang saham yang kemudian masuk menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD,red), juga karena adanya laba bersih yang didukung oleh ekspansi kredit,” terangnya.

Jenderal ASN Provinsi Sultra ini melanjutkan, tidak hanya itu, Bank Sultra juga mampu meningkatkan inovasi dan pengembangan produk dan jasa ditengah gempuran layanan keuangan lainnya di Sultra.

“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra mampu mengikuti dan meningkatkan kualitas pelayanan, seperti adanya aplikasi Bank Sultra Mobile dengan fitur QRIS. Apalagi, pengguna Bank Sultra Mobile terus bertumbuh, dimana pada Tahun 2023 terjadi peningkatan pengguna aplikasi sebesar 116.58 persen disbanding tahun 2022. Demikian dengan jumlah pengguna Kartu Debit juga meningkat,” ucapnya.

Dia mengatakan, kini Bank Sultra telah memiliki satu kantor pusat, satu kantor cabang utama, 15 kantor cabang termasuk satu Kantor cabang yang berada di Jakarta. Masih ada lagi tujuh kantor cabang pembantu, 59 kantor fungsional, sembilan payment point, dan satu mobil kas.

Demikian untuk mesin ATM & CRM, di tahun 2023 mencapai 163 unit, yang tersebar di beberapa Kantor Cabang Utama, Cabang, Capem, hingga Kantor Fungsional di wilayah Sulawesi Tenggara dan DKI Jakarta. Serta di beberapa tempat strategis termasuk ATM Drive Thru di Kota Kendari. Tahun 2023, total aset mencapai Rp13,6 triliun.

“Sepanjang tahun 2023, perbankan nasional secara umum telah berperan aktif dalam menyalurkan kredit, sehingga berkontribusi positif terhadap surplus neraca perdagangan dan pemulihan ekonomi Indonesia. Sejalan dengan kondisi tersebut, selaku pemegang saham pengendali, saya mengapresiasi kinerja Bank Sultra yang berhasil meningkatkan laba usahanya secara optimal di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat,” tuturnya.

Dia berharap, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi Bank Sultra untuk terus berkembang lebih baik di masa depan. Tren laba yang dihasilkan dalam lima tahun terakhir juga menunjukkan peningkatan yang konsisten, mencerminkan kondisi bank yang sehat dan kinerja yang berkelanjutan.

“Sebagai pemilik, mitra, sekaligus nasabah inti, sudah sepatutnya seluruh pemegang saham mengarahkan fokus dan dukungan kepada bank sultra. Kita memiliki peran penting dalam memastikan Bank Sultra menjalankan fungsinya secara optimal, termasuk dalam pengelolaan dana pemerintah daerah, mendukung pembangunan infrastruktur, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Sultra,” tuturnya lagi.

Dia melanjutkan, kinerja yang baik dari Bank Sultra akan menghasilkan laba yang kembali ke daerah dalam bentuk dividen, yang pada akhirnya akan memperkuat PAD.

“Kita telah mendengarkan pertanggungjawaban Komisaris dan Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Sultra atas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2023 yang disampaikan oleh Abdul Latif selaku Direktur Utama Bank Sultra. Sesi diskusi juga telah kita kakukan. Dimana hasilnya, sangat mengembirakan bagi kita semua,” ungkapnya.

Atas nama Pj Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), Sekda Sultra berpesan, kepada jajaran komisaris, agar senantiasa meningkatkan efektivitas pengawasan sehingga proses bisnis Bank Sultra selalu berjalan sesuai dengan ketentuan berlaku.

Pesan berikutnya, kepada jajaran direksi, agar dapat menyusun langkah-langkah strategis yang matang dan terarah, untuk mendukung penguatan sektor ekonomi di wilayah Sultra. Kemudian kepada seluruh dewan komisaris, jajaran direksi, serta seluruh karyawan dan karyawati, untuk dapat menjadikan Bank Sultra sebagai pendukung utama dan terdepan, dalam mendorong pengembangan berbagai sektor ekonomi di Bumi Anoa.(Red/Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *