KADIN Sultra Dorong Literasi Perbankan, UMKM Diminta Naik Kelas

Kendari25 Dilihat

KENDARI, HarianSultra.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong penguatan literasi perbankan bagi para pengusaha, khususnya pelaku UMKM yang tengah berkembang dari skala kecil menuju usaha menengah.

Wakil Ketua/Wakil Ketua Umum Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, mengatakan masih banyak pelaku usaha yang belum memahami edukasi maupun layanan perbankan. Padahal, pemahaman tersebut penting seiring meningkatnya skala dan kebutuhan usaha.

“Banyak pengusaha memang belum melek edukasi perbankan, utamanya literasi. Apalagi banyak pengusaha kita yang sementara naik grade ke usaha menengah. Ini pentingnya literasi keuangan yang harus kita temui,” kata Sastra, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, edukasi perbankan tidak cukup dilakukan melalui satu kali kegiatan. Kadin mendorong edukasi secara berkelanjutan agar pemahaman pelaku usaha dapat mengikuti perkembangan bisnis mereka.

“Acara ini kita berkelanjutan dan terus-menerus. Edukasi keuangan kepada teman-teman pengusaha juga kita intensifkan. Kalau bisa, teman-teman ini ada PIC masing-masing,” ujarnya.

Sastra mengatakan penguatan literasi keuangan merupakan bagian dari upaya Kadin membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan di Sultra. Potensi ekonomi daerah yang besar, menurutnya, perlu ditopang kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha dan berbagai pihak.

“Tujuan kita membangun ekosistem yang berkelanjutan. Sultra ini sangat luar biasa dan sangat kaya. Sayang kalau pembangunan itu tidak solid untuk membawa ekosistem ini semuanya,” katanya.

Ia menambahkan, UMKM memiliki peluang besar untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing. Karena itu, Kadin fokus mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan di skala usaha kecil, tetapi mampu naik kelas dari sisi produk maupun pasar.

“UMKM ini sangat luar biasa. Kadin sangat konsen dan fokus agar mereka naik kelas. Yang selama ini masih low, kita naikkan kelasnya untuk bisa bersaing, apalagi dari sisi produk, market dan lainnya,” ujarnya.

Untuk mendukung peningkatan skala usaha tersebut, Kadin juga mulai mendorong akses pembiayaan melalui perbankan. Sastra mengungkapkan, pihaknya telah menyerahkan sejumlah data UMKM kepada salah satu bank untuk ditindaklanjuti.

“Kemarin kita sudah serahkan beberapa data UMKM untuk bisa dibiayai. Kita sudah serahkan ke BNI untuk mereka follow up,” ungkapnya.

Selain akses pembiayaan, Kadin berharap informasi mengenai produk dan layanan perbankan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

“Harapan kami acara ini bisa terpublikasi agar produk mereka bisa sampai turun ke bawah, terutama teman-teman pengusaha. Sosialisasi selama ini masih kurang. Kita harapkan terus-menerus dan berkelanjutan sampai ke bawah,” pungkas Sastra.

Kadin menilai peningkatan kelas UMKM tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga pemahaman yang memadai mengenai literasi keuangan agar pertumbuhan usaha dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.(Marwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *