Bupati Irham Kalenggo Dorong Pejabat Administrator Adaptif dan Inovatif melalui PKA

Konawe Selatan, HarianSultra.com — Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus mendorong peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur melalui penguatan kapasitas kepemimpinan.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Tahap Klasikal Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XXII Tahun 2026 yang digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala BPSDM Konsel beserta jajaran, widyaiswara, fasilitator, instruktur, panitia penyelenggara, serta peserta PKA Angkatan XXII.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, khususnya BPSDM, atas sinergi dan fasilitasi dalam penyelenggaraan PKA.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan birokrasi di daerah.

“Sinergitas dan fasilitasi yang terjalin dengan baik dalam penyelenggaraan PKA ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur di daerah,” ujar Irham.

Ia menegaskan, PKA tidak boleh dipandang sekadar sebagai rutinitas administratif maupun formalitas untuk memenuhi persyaratan jabatan. Pelatihan tersebut harus menjadi ruang bagi peserta untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membangun kapasitas kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan birokrasi.

“Penyelenggaraan PKA ini bukanlah sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah amanat strategis. Melalui PKA ini, kita berupaya mencetak Pejabat Administrator yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan yang mumpuni,” tegasnya.

Irham juga menyoroti tema PKA tahun ini, yakni “Pengembangan Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif sebagai Motor Penggerak Tata Kelola Daerah Menyongsong Konsel SETARA yang Berdaya Saing.”

Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan birokrasi yang terus berubah, terutama di tengah perkembangan teknologi dan dinamika lingkungan strategis yang berlangsung cepat.

Karena itu, Pejabat Administrator dituntut tidak hanya mampu menjalankan tugas secara administratif, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, melahirkan inovasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan pelayanan dan tata kelola pemerintahan.

“Sebagai Pejabat Administrator, saudara-saudara adalah ‘leher’ dari birokrasi; jembatan antara perumus kebijakan di tingkat pimpinan tinggi dan pelaksana teknis di lapangan. Oleh karena itu, inovasi yang saudara ciptakan akan menjadi motor penggerak tata kelola daerah,” pesan Irham kepada para peserta.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian PKA dengan disiplin, keseriusan, dan dedikasi. Menurutnya, keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari kelulusan peserta, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan aksi perubahan yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

“Puncak dari pembelajaran ini adalah lahirnya Aksi Perubahan atau Proyek Perubahan yang aplikatif, berkesinambungan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di OPD masing-masing dan kesejahteraan masyarakat Konawe Selatan secara luas,” pungkasnya.(Marwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *