Tingkatkan Kapasitas Dokter Puskesmas, Dinkes Konsel Gelar Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim

Konawe Selatan54 Dilihat

HarianSultra.com, Konawe Selatan – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim bagi Dokter di Puskesmas.

Kegiatan ini berlangsung selama 11 hari, mulai 2 hingga 12 Juni 2026, di Hotel Sahid Azizah Syariah. Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 dokter yang berasal dari 26 Puskesmas se-Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam melakukan skrining dan deteksi dini kanker payudara serta kanker leher rahim (serviks), dua jenis kanker yang menjadi penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Konawe Selatan, Yuyun Nirwana Subair, SKM., M.Kes, selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan primer, khususnya pada aspek pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular.

“Melalui pelatihan ini, para dokter di puskesmas diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks, sehingga kasus dapat ditemukan lebih cepat dan peluang kesembuhan pasien menjadi lebih tinggi,” ujarnya.

Untuk menjamin kualitas pelatihan, kegiatan ini menghadirkan fasilitator dari Perkumpulan Subspesialis Radiologi Payudara dan Reproduksi Perempuan Indonesia serta tim dari Indonesian Women Imaging Society (IWIS) yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang kesehatan perempuan.

Selain pembelajaran teori di kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan yang dilaksanakan di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Ranomeeto, Puskesmas Lameuru, dan Puskesmas Konda. Pada kegiatan tersebut, para dokter peserta pelatihan melakukan pemeriksaan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari peningkatan keterampilan klinis.

Sebanyak 106 perempuan mendapatkan layanan pemeriksaan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks secara gratis selama pelaksanaan praktik lapangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pelayanan kesehatan preventif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dinas Kesehatan Konawe Selatan berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh dokter peserta dapat menjadi penggerak layanan deteksi dini kanker di wilayah kerja masing-masing, sehingga cakupan skrining kanker payudara dan kanker serviks di Konawe Selatan terus meningkat serta mampu menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tersebut.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan deteksi dini yang berkualitas dan berkelanjutan.(Marwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *