Perkuat Integritas, IMI Sultra Gandeng BNN Kendari Gelar Sosialisasi dan Tes Urine

Kendari49 Dilihat

KENDARI, HarianSultra.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine bagi seluruh pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua IMI Sultra, Anton Timbang, di Jalan Cempaka Putih, Kota Kendari, Sabtu (17/1/2026).

​Agenda ini dilakukan tepat setelah penutupan Rapat Pleno Pengurus IMI Sultra. Ketua Umum IMI Sultra yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen organisasi untuk memastikan seluruh pengurus bebas dari penyalahgunaan narkoba.

​”Hari ini kita kembali melakukan sosialisasi dan tes urine kepada semua pengurus IMI Sultra, sebagaimana kita telah melakukan hal yang sama kepada pengurus Kadin kemarin. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa pengurus organisasi harus benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Anton Timbang.

Sebelum pelaksanaan tes urine, Rapat Pleno IMI Sultra telah menetapkan empat poin program kerja penting untuk tahun 2026, di antaranya: ​Persiapan Rakerprov (31 Januari 2026): Membahas agenda IMI Sultra Road to School untuk mensosialisasikan keselamatan berkendara (safety driving) dan tata cara berkendara berkelompok yang tertib.

​Persiapan Porprov XXII: Penetapan Technical Delegate dan pembentukan tim penjaring bakal calon Ketua IMI Sultra periode 2026-2031.

​Ramadan Event Touring (Februari 2026): Touring ke Kabupaten Konawe, Kolaka Timur, Kolaka, hingga Bombana guna bersilaturahmi dan berbagi berkah di pondok pesantren serta panti asuhan.

​Penguatan Prestasi: Melanjutkan tren positif setelah IMI Sultra berhasil menorehkan prestasi di PON Papua dan PON Aceh-Sumut, serta menjuarai Balap Motor Region D selama tiga tahun berturut-turut (2020-2023).

​Sekretaris IMI Sultra, Astin Abus, menambahkan bahwa IMI Sultra terus berinovasi dalam ajang otomotif. “Pada Porprov 2024 lalu, Sultra menjadi satu-satunya IMI se-Indonesia yang mengadakan ajang Gymkhana atau Slalom di Bau-Bau,” ujarnya.

Kepala BNN Kota Kendari, KBP Widi Haryawan S.I.K., SH, dalam pemaparannya menekankan pentingnya pencegahan dini. Ia mengingatkan bahwa Sultra saat ini masuk dalam jajaran wilayah dengan angka pengguna narkotika yang cukup tinggi setelah Jakarta dan Sumatra Utara.

​”Pencegahan dini sangat penting agar tidak ada lagi penambahan korban penyalahgunaan narkotika,” ungkap KBP Widi Haryawan.

​Setelah dilakukan pengambilan sampel dan pemeriksaan secara menyeluruh, KBP Widi Haryawan mengumumkan bahwa seluruh pengurus IMI Sultra yang hadir dinyatakan Negatif narkoba. Hasil ini disambut baik sebagai bentuk nyata profesionalisme dan kesehatan organisasi di bawah kepemimpinan Anton Timbang.(Red/Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *