Hugua Tersanjung Dinilai Layak Jadi Penantang Ahok

Hugua Tersanjung Dinilai Layak Jadi Penantang Ahok

444
0
BERBAGI
Bupati Wakatobi, Ir Hugua

Kendari, Harian Sultra

Hugua, Bupati Wakatobi, merasa tersanjung dengan hasil survei lembaga independen, Citra Survei Indonesia (CSI) yang menempatkan dirinya sebagai salah satu dari lima kepala daerah yang kayak menantang Basuki Tjahya Purnama alias Ahok pada Pilgub DKI tahun 2017.

“Saya benar-benar tersanjung membaca hasil survei itu. Hasil survei itu semakin meningkatkan spirit saya untuk maju menjadi calon Gubernur Sultra pada Pilgub 2018 nanti,” katanya kepada sejumlah wartawan di Kendari, Minggu (27/3).

Direktur Eksekutif Citra Survei Indonesia (CSI) Aendra Medita melalui jaringan JPNN, menyatakan, setidaknya ada lima kepala daerah yang layak diusung untuk menjadi pesaing Basuki T Purnama alias Ahok pada pemilihan gubernur DKI Jakarta, Februari 2017 mendatang. Menurutnya, kelima kepala daerah tersebut sudah terbukti berprestasi di daerah masing-masing.

Aendra memerinci, lima kepala daerah yang layak dijadikan penantang Ahok itu adalah Wali Kota Surabaya (Tri Rismaharini), Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah), Bupati Banyuwangi (Abdullah Azwar Anas), Bupati Bojonegoro (Suyoto) dan Bupati Wakatobi (Ir Hugua).

“Mereka punya pengalaman dan prestasi yang jelas. Jadi sangat layak sebagai cagub alternative pada Pilgub DKI,” ujar Aendra, Sabtu (26/3).

Peneliti di Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI) itu menegaskan, kelima kepala daerah tersebut memiliki rekam jejak, prestasi, dan sumbangsih nyata kepada rakyatnya. Prestasi yang berhasil mereka torehkan bahkan bukan hanya dalam skala nasional, melainkan juga di kancah internasional.

Aendra lantas mencontohkan sosok Tri Rismaharini yang telah menorehkan banyak prestasi selama menjadi wali kota Surabaya. Di antaranya, membangun banyak taman kota, memperbaiki layanan fasilitas kesehatan dan menutup lokalisasi Dolly yang disebut-sebut sebagai kawasan prostitusi terbesar di Asia Tenggara.

Sementara Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, kata Aendra, berhasil melakukan terobosan pembangunan di salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan itu. “Meski wilayahnya kecil, namun Nurdin Abdullah berhasil mengoptimalkan daerah yang dipimpinnya,” ujar Aendra.

Nama kepala daerah lainnya yang moncer adalah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. “Misalnya membuat transparansi dalam pengelolaan anggaran, peningkatan mutu sumber daya manusia pegawai negeri sipil (PNS) dan mendukung penuh wisata yang jadi unggulan di Kabupaten Banyuwangi,” ujarnya.

Sedangkan Suyoto yang kini memimpin Bojonegoro, kata Aendra, berhasil membuat peraturan daerah (Perda) tentang eksplorasi dan eksploitasi migas yang bertujuan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sekitar. Suyoto juga sukses memberdayakan masyarakat melalui desa cerdas dan sehat,  menata transportasi publik dengan baik, hingga membebaskan Bojonegoro dari banjir.

Sementara Bupati Wakatobi, Hugua berhasil mempromosikan Wakatobi sebagai daerah tujuan wisata dunia ke berbagai manca negara, hingga Wakatobi mendapatkan pengakuan dari Unesco sebagai salah satu dari delapan Cagar Biosfir di Indonesia. (gus).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY