Hasil Kerja Pansus, DJLMau Kontribusi Rp.1 Perkilogram

Hasil Kerja Pansus, DJLMau Kontribusi Rp.1 Perkilogram

215
0
BERBAGI
Rapat Paripurna penyampaian hasil kerja Pansus DPRD Kolaka terkait PT DJL (Foto: Sumardin/HS)

Kolaka, Harian Sultra
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kolaka yang bertugas menangani sengkarut PT Damai Jaya Lestari (DJL) melaporkan hasil kerja melalui rapat paripurna beberapa waktu lalu.

Ketua Pansus DJL, Rusman setelah menyampaikan laporan tertulisnya dalam sidang paripurna, sejumlah anggota dewan pun langsung memberikan tanggapan.

Salah poin yang alot ditanggapi yakni mengenai besaran konstribusi pihak PT DJL dalam penjualan minyak mentah Kelapa Sawit yang hanya menyanggupi Rp 1 per kilo gram.

Terkait besaran konstribusi yang diajukan PT DJL, anggota dewan menolaknya karena dinilai terlalu sedikit.

“Sebaiknya kesanggupan PT DJL menetapkan kontribusi Rp 1 rupiah per kilo gram, ditinjau kembali. Menurut hemat saya, penetapan nominalnya diserahkan saja kepada Pemda Kolaka dan pihak perusahaan untuk membicarakan ulang,” tutur legislator PKPI, Musdalim Zakir.

Begitu pula Parmin Dasir. Politisi PAN ini tegas mengatakan bahwa bila pihak PT DJL menetapkan nominal konstribusi sebesar Rp 1 per kilo gram itu dinilainya melecehkan Pemda Kolaka.

“Bisa dikatakan ini sebagai bentuk pelesehan nilai. Karena itu, dalam paripurna ini sebaiknya jangan kita rekomendasikan besaran konstribusi. Tapi dikembalikan saja kepada Pemda dan pihak perusahaan untuk menatapkan. Yang pasti kita tolak kalau besarannya hanya Rp 1 per kilo gramnya,” terang Parmin.

Menanggapi  hal itu, Ketua Pansus DJL, Rusman pun sepakat bahwa meskipun pihak perusahaan telah mengusulkan kepada Pansus konstribusi Rp 1 per kilo gram. Namun hal itu bisa saja berubah.

“Satu rupiah perkilo itu kan baru usulan atau tawaran dari DJL, itu bukan kesepakatan, mereka juga bilang bisa saja berubah jika kondisi keuangan membaik. Apalagi tidak ada aturan yang mengikat mengenai besaran konstribusi,” kata Rusman.

Selain kesiapan PT DJL dalam memberikan konstribusi, Pansus juga melaporkan kesepakatan bagi hasil kebun plasma dengan pemilik lahan warga.

Tentang kesepakatan itu,  pihak DJL siap ditinjau ulang atau diadakan perbaikan perjanjian kerjasama termasuk meningkatkan upah pendapatan pekerja kelapa sawit sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

Dilaporkan pula oleh Pasnus bahwa Pt DJL akan membayar berbagai kewajibannya seperti pajak, izin-izin dan lainnya.

Selain itu pihak perusahaan juga menyatakan akan turut partisipasi dalam pembangunan yang dilaksanakan Pemda Kolaka.

Terkait hasil rekomendasi yang ditetapkan dalam rapat paripurna, hasilnya alan diserahkan kepada Pemda Kolaka untuk ditindaklanjuti bersama pihak PT DJL melalui ikatan Memorandum of Understanding. (Din)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY