DPRD Konawe Dinilai Masa Bodoh Terkait Pemadaman Listrik

DPRD Konawe Dinilai Masa Bodoh Terkait Pemadaman Listrik

760
0
BERBAGI

Unaaha, Harian Sultra

Seringnya terjadi pemadaman listrik yang tidak diketahui penyebabnya di Kabupaten Konawe menjadikan masyarakat setempat, khususnya dari kalangan menengah ke bawah kesal.Sebagian dari mereka justru menyoroti anggota DPRD Konawe dan menilai, anggota dewan yang mereka pilih masa bodoh dan seolah tak ambil pusing terkait masalah yang dihadapi warga.

Salah seorang warga Desa Wukusao Kecamatan Wonggeduku, Gunawan saat ditemui Harian SultraKamis (9/4) mengatakan, pemadaman listrik yang dilakukan PLN Konawe ini sudah meresahkan pelanggan. Bahkan menurutnya, hampir semua Masyarakat Konawe mengeluhkan persoalan ini. Namun demikian dirinya tidak dapat berbuat banyak dan iahanya bisa pasrah sambil menunggu kepekaan Anggota DPRD Konawe sebagai penyambung aspirasi Masyarakat yang saat terkesan masa bodoh.

“Harusnya saat ini suda ada tindakan dari anggota DPRD yang kami pilih sebagai penyambung aspirasi, jangan karena punya gengset, disaat mati lampu harus bingung saja, seolah tidak melihat apa yang saat ini menyusahkan masyarakat. Siapa lagi yang mau perjuangkan aspirasi kami kalau bukan mereka,”ungkapnya dengan nada kesal.

Bentuk kekesalan juga diungkapkan oleh Suhora, sala satu pemilik warung kecil yang bersampingan dengan Sekolah Dasar (SD) Wawoone Kecamatan Wonggeduku. Janda dua anak ini menggantungkan hidupnya dengan cara berjualan Sembilan bahan pokok. Iamengaku pemadaman listrik tersebut sangat berdampak terhadap omset penjualannya, sebab jika lampu padam pagi sampai siang hari, minuman dingin yang dijualnya tidak lagi digemari oleh anak sekolah. Kendati keuntungan hasil jualannya sedikit tetapi dirinya harus berusaha untuk memiliki gengset demi menarik pembeli.

“Sebelumnya, kalau malam saya menjual kadang jam 10 baru tutup, karena biar larut malam sering adaji pembeli, tapi sekarang tidak bisami karena lampu kadang mati mulai magrib sampai jam 10. Jadi kalau mati lampu malam jam 7 saya tutupmi. Soalnya saya takud juga jaga kios kalau gelap nanti kasian kita singga di rampok, apa lagi lampunya kita kadang hanya lilin,”ungkapnya. (P-6/dn).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY